Salam Sapa Rohis SMP Negeri 85 Jakarta

Assalamualaikum Wr. Wb salam kami dari ROHIS SMP Negeri 85 Jakarta

Wednesday, 13 February 2013

Valentine Day? Boleh Dirayain Gak Sih?


Assalamualaikum!!

Hari ini, mimin mau nge-share artikel tentang valentine nihh. Sebelumnya, mimin emang udah pernah nge-share artikel ini di blognya mimin. Tapi gak ada salahnya dong ya bagi-bagi info disini? Hehehe. Jadi, sejauh mana pengetahuan kalian tentang  Hari Valentine yang biasa kita sebut dengan "Hari Kasih Sayang" yang lagi nge-trend banget itu???



Sejarah Valentine

Valentine itu, sebenarnya adalah nama seorang pemimpin agama katolik yang sudah dianggap suci sama umat kristian. Kisahnya bermula ketika Raja Claudius II (268 – 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut Raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.
Namun, kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius. Mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para prajurit dan muda-mudi. Lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh Raja Claudius. Akhirnya, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius berupa hukuman mati.
Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara. Dan kemudian, gadis ini setia menjenguk Valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :
‘ From Your Valentine ‘

Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine. Dua-ratus tahun kemudian, yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Valentine.

Nah, begitulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.

Jadi, dari sejarah valentine tadi, dapat disimpulkan bahwa :
1. Ritual yang bersumber dari Kristen yang dikukuhkan oleh Paus Galasius untuk mengenang orang suci Kristen yaitu Santo Valentine dan Santo Marius.
2. Ritual orang-orang Romawi kuno yang pagan (penyembah berhala) untuk memperingati dewi Juno yaitu ratu dari segala dewa-dewi bagi perempuan dan perkawinan ( dewi cinta).
3. Ritual bangsa Eropa pada abad pertengahan untuk mencari jodoh.
4. Media Barat untuk mengkokohkan cengkraman peradaban Barat.

Lalu, Bagaimana Pandangan Islam Mengenai Valentine???

Pertama, buat orang muslim yang mengikuti valentine, itu sama aja kita ngikutin peribadatan orang Kristen atau nasrani. Selain itu, ada bahaya yang lain yaitu sinkretisasi antara agama Islam dan Kristen. Padahal, Allah telah memerintahkan kita untuk tidak mencampuradukkan ajaran agama Islam dengan ajaran agama manapun termasuk Kristen, Allah berfirman :
“Bagimu agamamu, bagiku agamaku.” (QS. 109:1-6)

Nah, yang kedua, Valentine ternyata untuk memperingati/memuja dewi Juno. Ritual ini dilakukan oleh orang-orang romawi Kuno yang menyembah berhala/dewa. Wah wah... Jadi, kalau kita mengikuti valentine, sama aja kita mengikuti ritual ini, dan dapat bernilai kesyirikan..!! ckckck... Rasulullah bersabda:
“Bedakan diri kalian dari orang-orang Musyrik.” (HR. Bukhari-Muslim)

Yang ketiga, ternyata valentine sebagai media barat, telah diakui daya rusaknya terhadap tatanan masyarakat timur apalagi Islam. Mengikuti Valentine bukan saja sekedar pesta untuk menyatakan kasih sayang, tetapi juga pesta yang mau-tidak-mau harus mengikutkan budaya yang lainnya, pergaulan bebas, fashion, pakaian minim, ciuman antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya, hidup glamour, materialistis, dansa-dansa, mengumbar nafsu dan lain-lain. Parah juga ya teman-teman? Rasulullah pernah bersabda:
Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka.” (HR. Ahmad)

Itulah makna valentine  yang sebenarnya dan kedudukannya terhadap agama Islam. Bahkan banyak lho, anak-anak remaja yang mengikuti Valentine cuma sekedar buat ikut-ikutan aja, padahal mereka tidak mengetahui apa dan bagaimana Valentine yang sesungguhnya, mereka ikut hanya karena pernah melihat ada yang jualan kartu Valentine atau menerima kartu valentine, atau karena pernah diajak temannya ikut acara Valentine, atau karena pernah melihat propaganda Valentine di majalah-majalah, tv, film dan lain sebagainya.

Survey membuktikan, dari wawancara dengan beberapa koresponden yang ada diwilayah pinggiran kota via telepone ketika diajukan pertanyaan apakah Valentine itu? Hasilnya, rata-rata para koresponden dari kalangan remaja memberikan jawaban bahwa Valentine adalah hari kasih sayang, walaupun sebagian besar dari mereka tidak mengetahui sejarah Valentine. Dan ketika mereka ditanya apakah ingin merayakan Valentine?, sebagian besar menjawab ya dan ingin merayakan bersama sang kekasih, sebagian yang lainnya menjawab tidak perlu dengan alasan kasih sayang itu bukan hanya satu hari itu saja tetapi sepanjang tahun. Dan ada juga yang memberikan alasan karena Valentine adalah budaya Barat yang memiliki efek negatif dan merusak. Yang cukup mengejutkan adalah.. Ada seorang anak SD yang tahu tentang hari Valentine dan ingin merayakan dengan memberi hadiah kepada teman spesial.

Wah wah wah... Padahal Allah SWT jelas-jelas telah memberikan peringatan :
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.”( QS. 17:36)

Nah, sekarang kalian semua sudah tau kan, apa makna valentine yang sebenarnya? Jadi kawan-kawan, ada baiknya kita tidak mengikuti tradisi budaya umat nasrani, termasuk valentine ini. Kalau masih ada yang merayakan valentine dengan alibi menunjukkan kasih sayang? aduh salah lagi nih... Kasih sayang bisa kita tunjukkan kapan saja bukan??


Sekian dari mimin, semoga bermanfaat ;)
Wassalamualaikum  wr. wb